Kehadiran komik Absolute Wonder Woman karya Kelly Thompson dan Hayden Sherman menuai banyak pujian sebagai salah satu seri terbaik.
Buku ini menampilkan Diana dari Themyscira sebagai pejuang di dunia Hades yang menghadapi berbagai tantangan.
Karya modern tersebut ternyata berakar dari sebuah seri komik Wonder Woman legendaris yang dirilis 39 tahun lalu.
Penulis sekaligus seniman George Perez mengubah arah karakter Diana secara drastis setelah peristiwa Crisis on Infinite Earths pada 1987.
Transformasi George Perez pada Mitos Diana
Sebelum era Perez, kisah Wonder Woman tidak terlalu berfokus pada elemen mitologi Yunani atau sisi keprajuritan yang kuat.
Perez kemudian merombak latar belakang tersebut dengan menjadikan Themyscira dan dewa-dewa Olympus sebagai pusat cerita utama.
Perez juga memperkenalkan kembali musuh bebuyutan Diana, Barbara Minerva atau Cheetah, yang terikat dengan cerita rakyat Afrika.
Perubahan ini berhasil mengubah sang putri Amazon menjadi sosok pejuang tangguh yang menjadi cetak biru bagi kreator-kreator selanjutnya.