⌂ Beranda › News › JoJo's Bizarre Adventure: Steel Ball Run Kembali, Ending Theme Dead or Alive Tuai Kritik
News

JoJo's Bizarre Adventure: Steel Ball Run Kembali, Ending Theme Dead or Alive Tuai Kritik

JoJo's Bizarre Adventure: Steel Ball Run kembali tayang dan ending theme Dead or Alive dikritik penggemar
JoJo's Bizarre Adventure: Steel Ball Run Kembali, Ending Theme Dead or Alive Tuai Kritik
A A Ukuran Teks16px

JoJo's Bizarre Adventure: Steel Ball Run kembali tayang setelah premiere kontroversial pada Maret 2026. Namun, kembalinya anime ini justru memicu kritik baru terkait ending theme.

Netflix sebelumnya menuai protes karena merilis episode spesial berdurasi 47 menit untuk etape pertama, bukan tayang mingguan. Penggemar pun kecewa karena harus menunggu lama.

Anime ini kembali pada 25 September 2026 dengan 11 episode yang mencakup etape kedua dan ketiga. Episode selanjutnya akan dirilis bertahap setiap beberapa bulan.

Ending Theme Dead or Alive Dikritik Penggemar

Ending theme berjudul Dead or Alive yang dibawakan rapper Jepang Yuki Chiba dan dikomposeri Dr. Luke menuai banyak kritik.

Penggemar menilai lagu ini tidak sesuai dengan semangat cerita.

Franchise JoJo dikenal menggunakan lagu rock atau pop klasik Barat seperti Roundabout dan Walk Like an Egyptian.

Lagu rap Jepang dianggap tidak cocok dengan latar cerita balapan kuda lintas Amerika tahun 1890-an.

Kritik membanjiri YouTube dan media sosial, dengan banyak yang menyebutnya sebagai ending terburuk dalam beberapa tahun terakhir.

Berbeda dari kontroversi sebelumnya, kali ini hampir tidak ada pembelaan dari penggemar.

Meski menuai kritik, episode-episode selanjutnya akan tetap tayang sesuai jadwal. Baru satu episode yang dirilis, dan etape kedua akan memperkenalkan karakter baru serta meningkatkan intensitas cerita.

Cerita akan berfokus pada Johnny Joestar dan Gyro Zeppeli yang menghadapi tantangan berat melintasi gurun sepanjang 750 mil bernama Devils' Palm.

Gyro memenangkan etape pertama, tetapi tantangan berikutnya akan lebih berat.

Kisah asli karya Hirohiko Araki terdiri dari sembilan etape, sehingga masih banyak cerita yang harus diadaptasi.

Episode premiere Maret lalu juga menampilkan kejadian aneh yang akan dijelajahi di etape berikutnya.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru