⌂ Beranda › News › Waktu Tepat Menonton Film Sci-Fi 2017 yang Gagal di Bioskop Sebelum Sekuel Barunya Rilis
News

Waktu Tepat Menonton Film Sci-Fi 2017 yang Gagal di Bioskop Sebelum Sekuel Barunya Rilis

Adegan dari film fiksi ilmiah Blade Runner 2049
Waktu Tepat Menonton Film Sci-Fi 2017 yang Gagal di Bioskop Sebelum Sekuel Barunya Rilis
A A Ukuran Teks16px

Banyak film berkualitas tinggi sering kali gagal meraup keuntungan besar di box office bioskop.

Fenomena ini kerap terjadi pada film bergenre khusus yang baru diakui sebagai karya klasik setelah tayang di layanan streaming.

Salah satu contoh nyata adalah film fiksi ilmiah Blade Runner 2049 yang dirilis pada tahun 2017.

Menjelang penayangan serial lanjutan Blade Runner 2099 di layanan streaming pada November mendatang, momen ini sangat tepat untuk menyaksikan film tersebut.

Kendala Finansial dan Durasi Panjang

Meskipun menuai banyak pujian dari kritikus dan penonton, Blade Runner 2049 gagal secara finansial.

Film garapan sutradara Denis Villeneuve ini membutuhkan pendapatan sekitar USD 400 juta untuk sekadar balik modal.

Namun, film ini hanya mampu mengumpulkan pendapatan sebesar USD 276 juta di seluruh dunia.

Selain anggaran produksi yang besar antara USD 150 hingga USD 185 juta, durasi film yang hampir mencapai tiga jam juga menjadi tantangan tersendiri.

Durasi panjang dengan alur cerita yang lambat membuat bioskop memiliki keterbatasan jumlah penayangan dalam sehari.

Kaitan dengan Seri Terbaru

Serial Blade Runner 2099 dijadwalkan hadir di Prime Video dengan mengambil latar waktu 50 tahun setelah peristiwa di film.

Serial ini menampilkan perubahan besar di mana para Replicant kini berkuasa dan menindas manusia.

Meskipun diklaim dapat disaksikan secara mandiri, menonton film terdahulunya memberikan pemahaman mendalam tentang dunia futuristik tersebut.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru