Dua tahun setelah perilisannya, film Joker: Folie à Deux masih memicu perdebatan sengit di antara para penonton.
Banyak penggemar yang menolak alur cerita tersebut karena menghadirkan pendekatan musikal serta memperlakukan Arthur Fleck secara berbeda.
Keputusan Alur Cerita yang Kontroversial
Todd Phillips memilih mengisahkan Arthur yang terkunci di Arkham sambil menunggu persidangan atas kejahatannya di film pertama.
Di hadapan warga Gotham, sosok Joker telah berkembang menjadi simbol mandiri setelah pembunuhan Murray Franklin.
Kondisi ini menarik perhatian Lee Quinzel yang ternyata lebih terpesona pada karakter Joker daripada Arthur yang rapuh.
Makna Di Balik Identitas Arthur Fleck
Arthur mulai menyadari bahwa ia mempertanyakan keinginannya untuk terus menerus menjadi figur penjahat tersebut.
Sekuel ini menegaskan bahwa Arthur tidak pernah berniat menjadi supervillain melainkan sekadar ingin merasa diakui.
Sayangnya, struktur film dan adegan musikal membuat sebagian besar penonton gagal menangkap maksud utama sang sutradara.
Rekomendasi
Awas! Sering Dijalani Pekerja Kantoran, Ini Bahaya Mager atau Sedentary Lifestyle
LINE Indonesia Luncurkan Layanan Baru, GOKS Platform Diskon untuk Mahasiswa
MGID Merevolusionerkan Penciptaan Gambar bagi Pengiklan dengan Integrasi Generatif AI
Franchise Game Gelap Diablo Siap Hadir di Layar Kaca Netflix
Komentar Terbaru Sebastian Stan Panaskan Teori The Batman Part II