Layanan Xbox Game Pass kini semakin sulit direkomendasikan akibat berbagai perubahan kebijakan dari Microsoft.
Pengguna sebelumnya telah merasa kecewa dengan kenaikan tarif tanpa adanya penambahan fitur baru yang sepadan.
Kontroversi terbaru muncul terkait cara Microsoft menangani penetapan tarif layanan langganan tersebut.
Situasi ini terjadi setelah pengumuman pembatasan Cloud Gaming bagi pelanggan Ultimate mulai November mendatang.
Sejumlah pengguna Xbox Game Pass kini dilaporkan mendapatkan penawaran harga personalisasi yang berbeda-beda.
Sebagian pemain menerima penawaran khusus tersebut, sementara pengguna lainnya tidak mendapatkan kesempatan serupa.
Kebijakan ini tampak mengikuti langkah penetapan harga dinamis yang sebelumnya diterapkan oleh Sony pada PlayStation Store.
Laporan mengenai penawaran personalisasi ini pertama kali muncul dari unggahan platform Reddit.
Unggahan tersebut memperlihatkan tangkapan layar penawaran langganan tahunan dengan tarif yang jauh lebih murah.
Beberapa pengguna lain juga melaporkan menerima penawaran tarif bulanan yang bervariasi.
Diskon tarif tersebut tampaknya ditujukan khusus bagi individu yang saat ini tidak berlangganan aktif.
Hingga kini, pihak Microsoft belum memberikan konfirmasi publik terkait penggunaan sistem harga dinamis tersebut.
Situasi ini memicu kebingungan dan pertanyaan di kalangan anggota mengenai nilai jangka panjang layanan.
Microsoft harus berhati-hati dalam mengambil langkah kebijakan agar tidak semakin memperluas perpecahan di antara para penggemar.
Rekomendasi
Awas! Sering Dijalani Pekerja Kantoran, Ini Bahaya Mager atau Sedentary Lifestyle
LINE Indonesia Luncurkan Layanan Baru, GOKS Platform Diskon untuk Mahasiswa
MGID Merevolusionerkan Penciptaan Gambar bagi Pengiklan dengan Integrasi Generatif AI
Godzilla Minus Zero Rilis Trailer Baru Ungkap Sekuel Monster
Bleach Final Season Ungkap Penampilan Baru Ichigo Jelang Akhir Anime