Carol Danvers sempat menjadi salah satu karakter pendukung paling ikonis di komik Marvel sebelum akhirnya mendapat promosi besar.
Ia bertransformasi menjadi Captain Marvel pada tahun 2012 sebagai bagian dari strategi untuk mengangkat statusnya ke level berikutnya.
Dorongan tersebut dilakukan seiring dengan semakin populernya semesta sinematik Marvel di berbagai media.
Puncak dari dorongan karakter ini justru diuji lewat penerbitan cerita Civil War II yang dirilis beberapa tahun kemudian.
Dalam narasi tersebut, Carol ditempatkan pada posisi pro-otoritas yang bertolak belakang dengan pandangan sebagian besar penggemar.
Keputusan penempatan peran ini memicu kontroversi besar di kalangan pembaca setia yang mengikuti perkembangan sang pahlawan.
Alih-alih mendulang popularitas instan, karakter tersebut justru harus menghadapi reaksi keras terkait arah moral ceritanya.