Anime Bleach: Thousand-Year Blood War menemui kendala tak terduga pada penayangan episode terbarunya di platform Hulu.
Situasi tersebut memicu reaksi kekecewaan yang cukup besar dari kalangan penggemar setia yang telah menantikannya.
Bleach: Thousand-Year Blood War – The Calamity merupakan salah satu tayangan anime musim panas yang paling dinantikan publik.
Para penonton harus menunggu lebih dari satu dekade untuk menyaksikan kelanjutan dan penutup kisah dari serial ini.
Episode terbaru serial ini telah mengudara di Jepang serta dirilis secara teknis melalui Hulu dan Hulu di Disney+ Amerika Serikat.
Kendati demikian, episode tersebut sempat mengudara tanpa kehadiran subtitle bahasa Inggris resmi di jam penayangan awalnya.
Banyak penggemar langsung meluapkan rasa kecewa mereka melalui kolom komentar pada pengumuman resmi di media sosial.
Pihak dukungan pelanggan Hulu merespons keluhan tersebut dengan menyatakan bahwa tim mereka sedang berupaya memperbaiki masalah.
Mereka meminta kesabaran dari para penonton yang merasa frustrasi akibat absennya terjemahan teks pada episode baru.
Kemarahan penonton muncul karena mereka kesulitan memahami alur cerita lanjutan meski videonya sudah dapat diakses.
Faktor lain yang meningkatkan ketegangan adalah posisi serial ini yang sudah berada di fase akhir cerita.
Bagian penutup anime tersebut hanya menyisakan empat episode lagi termasuk perilisan terbaru yang mengalami kendala teknis.
Sementara itu, peluncuran sulih suara bahasa Inggris untuk bagian keempat telah berjalan sejak akhir pekan lalu.
Jalur sulih suara tersebut sejauh ini belum mendapati laporan hambatan berarti dan sudah menayangkan dua episode.
Rekomendasi
Awas! Sering Dijalani Pekerja Kantoran, Ini Bahaya Mager atau Sedentary Lifestyle
LINE Indonesia Luncurkan Layanan Baru, GOKS Platform Diskon untuk Mahasiswa
MGID Merevolusionerkan Penciptaan Gambar bagi Pengiklan dengan Integrasi Generatif AI
10 Fantasy Anime Terbaik yang Masuk Kategori Mahakarya Sempurna
Venom Akhirnya Ungkap Ketakutan Terbesar yang Paling Tidak Terduga