Sudah 17 tahun sejak Gerard Butler membintangi film aksi bertema video game, namun twist-nya adalah film tersebut tidak didasarkan pada video game sungguhan.
Selama beberapa dekade terakhir, adaptasi video game lebih sering gagal daripada sukses.
Ada yang benar-benar gagal, ada yang secara komersial mengecewakan namun menjadi favorit kultus bagi gamer, dan ada pula yang sukses di box office namun dianggap guilty pleasure.
Namun, ada juga film yang secara teknis merupakan film video game namun tidak berdasarkan game asli, dan seringkali lebih baik daripada adaptasi langsung.
Yang terbaik di antaranya adalah Scott Pilgrim vs. The World, tetapi Gerard Butler membintangi satu film yang jarang dibahas orang dari tahun 2009.
Pada 4 September 2009, Gamer tayang di bioskop dan membuktikan bahwa film video game bisa menjadi thriller aksi berintensitas tinggi.
Gamer: Film Video Game Orisinal dari Neveldine/Taylor
Dirilis pada 2009, Gamer adalah film aksi fiksi ilmiah dari sutradara Mark Neveldine dan Brian Taylor.
Ini adalah film ketiga mereka setelah Crank yang sukses besar dengan Jason Statham, dan sekuelnya Crank: High Voltage.
Meski Crank sangat populer berkat aksi kinetik dan alur cerita tanpa henti, sekuelnya kurang mendapat pujian kritis, dan Gamer menjadi titik terendah bagi duo ini.
Pada 2012, setelah mengarahkan Ghost Rider: Spirit of Vengeance, kerja sama mereka berakhir.
Dalam Gamer, Michael C. Hall berperan sebagai Ken Castle, programmer yang menjadi orang terkaya di dunia setelah menciptakan game Society.
Game ini memungkinkan pemain memanipulasi aktor langsung sebagai avatar dalam berbagai situasi.
Castle kemudian membawanya ke tingkat mengerikan dengan menciptakan game baru bernama Slayers.
Slayers menampilkan narapidana hukuman mati yang dikendalikan pemain dalam game first-person shooter menggunakan nanit yang ditanam di tubuh mereka.
Para narapidana menggunakan senjata asli dan saling membunuh di dunia nyata.
Rekomendasi
Awas! Sering Dijalani Pekerja Kantoran, Ini Bahaya Mager atau Sedentary Lifestyle
LINE Indonesia Luncurkan Layanan Baru, GOKS Platform Diskon untuk Mahasiswa
MGID Merevolusionerkan Penciptaan Gambar bagi Pengiklan dengan Integrasi Generatif AI
Dragon Ball Xenoverse 3 Dikonfirmasi Rilis Awal 2027 oleh PlayStation
Konami Ungkap Rencana Masa Depan Yu-Gi-Oh! di Ulang Tahun ke-30