Game strategi Star Wars Zero Company mencatat debut yang sangat sukses di pasaran digital.
Namun, pengembang Bit Reactor justru menghadapi masalah staf yang parah dan proses hukum yang sedang berjalan.
Mayoritas Staf Dirumahkan
Sekitar 80 persen staf Bit Reactor harus dirumahkan menjelang tanggal perilisan game pada tanggal 27 Agustus 2026.
Keputusan pengurangan staf ini diambil langsung oleh pihak studio akibat menipisnya dana operasional perusahaan.
Hanya segelintir pengembang yang tersisa untuk menangani berbagai kendala pascaperilisan game tersebut.
Tuntutan Hukum Mantan Eksekutif
Bit Reactor juga menghadapi gugatan hukum dari mantan chief operating officer sekaligus salah satu pendiri, Alison Kelly.
Kelly menuntut ganti rugi senilai 20 juta dolar Amerika Serikat setelah mengaku disingkirkan dari posisi kepemilikan studio.
Persidangan kasus hukum tersebut dijadwalkan berlangsung pada awal tahun depan setelah sempat mengalami penundaan.
Rekomendasi
Awas! Sering Dijalani Pekerja Kantoran, Ini Bahaya Mager atau Sedentary Lifestyle
LINE Indonesia Luncurkan Layanan Baru, GOKS Platform Diskon untuk Mahasiswa
MGID Merevolusionerkan Penciptaan Gambar bagi Pengiklan dengan Integrasi Generatif AI
10 Komik Garfield Terbaik yang Menampilkan Liz Wilson dan Peringkatnya
Taylor Sheridan Ubah Format Episode Lioness Season 3 Jelang Final