X-Men merupakan salah satu kekayaan intelektual terbesar milik Marvel yang populer selama puluhan tahun.
Tim pahlawan ini dikenal luas sebagai metafora perlawanan terhadap diskriminasi dan perbedaan.
Pemisahan Antara Manusia dan Mutan
Namun, Marvel justru memperlebar jarak antara Homo Sapiens dan Homo Superior dalam berbagai cerita terbarunya.
Dalam komik X-Men (2024) #36, narasi yang dibangun kembali memperkuat kesan bahwa mutan dan manusia adalah entitas yang terpisah.
Pernyataan dari karakter Cyclops dalam edisi tersebut menyoroti pemisahan kelompok yang seharusnya tidak perlu terjadi.
Secara genetik dan ilmiah dalam cerita, mutan dan manusia sebenarnya tidak memiliki perbedaan yang terlampau jauh.
Dampak pada Pesan Koeksistensi
Pendekatan naratif ini dinilai merusak fondasi pesan koeksistensi yang telah dibangun selama enam dekade.
Gagasan bahwa mutan memiliki kewajiban moral untuk bersikap lebih baik dari manusia justru memicu mentalitas 'kita melawan mereka'.