⌂ Beranda › News › Kisah X-Treme X-Men Karya Chris Claremont yang Terlalu Unik untuk Klasik
News

Kisah X-Treme X-Men Karya Chris Claremont yang Terlalu Unik untuk Klasik

Ilustrasi komik klasik pahlawan super mutan
Kisah X-Treme X-Men Karya Chris Claremont yang Terlalu Unik untuk Klasik
A A Ukuran Teks16px

Chris Claremont meninggalkan jejak besar dalam sejarah komik pahlawan super lewat karyanya bersama kelompok mutan Marvel.

Setelah masa kejayaan awalnya berakhir, ia sempat kembali menulis kisah mutan pada tahun 2000 dengan gaya lama.

Pergantian pucuk pimpinan di perusahaan komik tersebut kemudian membawanya menggarap sebuah judul terpisah.

Perjalanan Buku Komik X-Treme X-Men

Ia bekerja sama dengan Salvador Larocca untuk meluncurkan judul baru yang rilis pada tahun 2001.

Serial ini menampilkan sejumlah karakter seperti Storm, Rogue, Psylocke, Gambit, hingga karakter baru bernama Tessa.

Cerita utama berpusat pada perburuan buku harian milik Destiny yang berisi ramalan masa depan mutan.

Walaupun menawarkan premis menarik dan aksi menegangkan, karya ini dinilai terlalu sarat nuansa masa lalu.

Buku tersebut akhirnya menjadi salah satu keunikan tersendiri dalam sejarah panjang perjalanan kelompok mutan tersebut.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru