Waralaba manga legendaris karya Akira Toriyama telah melahirkan banyak sekali sekuel, film, serta berbagai adaptasi permainan video sejak pertama kali rilis.
Namun, di antara banyaknya adaptasi populer yang digemari para penggemar, terdapat satu serial anime original yang dinilai paling mengecewakan.
>>> Little House on the Prairie Jadi Serial Terpopuler Netflix Pekan Ini
Serial kontroversial tersebut mengakhiri penayangannya yang berjalan selama enam tahun dengan total 56 episode pada 8 Agustus 2024 lalu.
Alasan Serial Ini Dinilai Mengecewakan
Proyek anime ini awalnya dirancang sebagai sarana promosi untuk permainan kartu dan video gim dengan judul yang sama.
Cerita bermula setelah Tournament of Power ketika karakter bernama Fu menculik Future Trunks untuk menjebak Goku dan Vegeta.
Mereka harus mengumpulkan Special Dragon Balls jika ingin menyelamatkan diri dari area eksperimental tersebut.
>>> Landman Season 3 Langgar Janji Taylor Sheridan dan Berdampak pada Serial Billy Bob Thornton
Banyak penonton mengkritik alur cerita karena terlalu memprioritaskan unsur pemasaran dan fan-service ketimbang plot yang utuh.
Kualitas animasi dalam serial ini juga kerap mendapat sorotan negatif dari para penikmat anime.
Studio Toei Animation sempat menggarap lima puluh episode pertama menggunakan format dua dimensi.
>>> Pesan Harapan Tersembunyi Dalam Film The Fellowship of the Ring
Posisi tersebut kemudian digantikan oleh Dimps yang memakai teknologi 3DCGI dengan memanfaatkan aset dari gim arkade.