Proyek adaptasi anime Netflix's The One Piece baru saja mengungkap detail penting yang mematahkan salah satu teori terbesar dari para penggemar.
Sejak pertama kali diumumkan oleh Netflix pada tahun 2023, serial ini dikerjakan bersama WIT Studio untuk menghadirkan versi tersendiri dari manga aslinya.
>>> Serial Kultus Phantom of Inferno Kembali Hadir di Steam Setelah 17 Tahun
Banyak penggemar sebelumnya meyakini proyek ini hanyalah sebuah pembuatan ulang atau remake dengan gaya animasi modern.
Namun, wawancara terbaru dengan CEO WIT Studio, George Wada, secara tegas membantah asumsi tersebut.
Status Reboot dan Perubahan Alur Cerita
George Wada menyatakan bahwa proyek ini bukan sekadar remake melainkan sebuah reboot penuh.
Pernyataan ini mengindikasikan bahwa serial tersebut kemungkinan besar akan menampilkan perubahan naratif yang signifikan.
>>> Star Trek Writer Confirms Goals For Seven of Nine’s Bold New Adventure dan Misi Baru di Komik
Musim pertama dikabarkan akan mengadaptasi cerita hingga akhir Arc Baratie yang mencakup sekitar 70 chapter dalam tujuh episode berdurasi 42 menit.
Durasi dan jumlah episode tersebut menunjukkan adanya perubahan besar pada segi pacing atau tempo cerita.
Pendekatan ini mirip dengan adaptasi live-action mereka yang memadatkan alur tanpa menghilangkan esensi utama dari cerita One Piece.
>>> Rumor Film Baru Matt Damon Disebut Mirip Serial 90-an
Langkah tersebut bertujuan untuk menarik penonton baru yang menginginkan anime aksi bertempo cepat tanpa merasa terintimidasi oleh panjangnya cerita.
