⌂ Beranda › News › Akhir Manga Black Clover Kecewakan Penggemar Karena Isu Asmara
News

Akhir Manga Black Clover Kecewakan Penggemar Karena Isu Asmara

Ilustrasi karakter Asta dari manga Black Clover
Akhir Manga Black Clover Kecewakan Penggemar Karena Isu Asmara
A A Ukuran Teks16px

Manga Black Clover karya Yuki Tabata telah resmi berakhir di Jepang setelah masa serialisasi selama 11 tahun.

Volume terakhir dari manga tersebut dirilis bersamaan dengan sebuah buku panduan resmi serta bab tambahan sepanjang 15 halaman.

Bab tambahan tersebut menampilkan masa depan Asta saat ia resmi dinobatkan sebagai Raja Penyihir di Kerajaan Clover.

Kendati demikian, bab penutup itu gagal memuaskan para penggemar karena mengabaikan satu elemen penting dari cerita.

Teka-teki Hubungan Asmara Asta yang Menggantung

Sepanjang arc terakhir, kisah cinta segitiga antara Asta, Noelle, dan Mimosa tampaknya akan segera menemui titik terang.

Asta sempat menyatakan perasaannya kepada Suster Lily untuk terakhir kalinya sebelum menerima penolakan.

Momen tersebut sempat memotivasi Noelle dan Mimosa untuk bersiap mengungkapkan perasaan mereka yang sebenarnya.

Namun hingga bab terakhir dirilis, kedua karakter perempuan itu tidak pernah benar-benar menyatakan cinta kepada Asta.

Banyak pembaca berharap tambahan 15 halaman dalam volume terakhir akan menyelesaikan alur romansa tersebut.

Faktanya, Noelle dan Mimosa hanya terlihat memuji penampilan Asta yang tampak hebat saat menjadi Raja Penyihir.

Absennya kelanjutan romansa ini terasa kontras dengan sejumlah karakter lain yang justru berakhir memiliki pasangan dan anak.

Meski demikian, keputusan untuk tidak memberikan kisah cinta bagi Asta dinilai sejalan dengan fokus utama karakternya.

Sejak awal, tujuan hidup Asta adalah menjadi Raja Penyihir dan ia tidak pernah menunjukkan ketertarikan pada romansa selain kepada Suster Lily.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru