Banyak penggemar Chainsaw Man memperdebatkan absennya Reze di Part 2 manga. Namun, ketidakhadiran ini justru bisa diartikan sebagai hasil terbaik bagi karakternya, sebuah akhir bahagia yang mungkin terlewatkan.
Kehadiran Reze di Part 2 tidak hanya akan menjadi keputusan naratif yang kurang tepat, tetapi juga mimpi buruk bagi Reze sendiri.
>>> 5 Game Legendaris GameCube yang Diakui Sebagai Mahakarya 10/10
Sang kreator, Tatsuki Fujimoto, pernah menyatakan bahwa Reze dimaksudkan sebagai 'wanita yang lepas' dari Denji, sehingga kembalinya dia di Part 2 bukanlah prioritas.
Reze Menjadi 'Penduduk Desa' di Chainsaw Man Part 2
Dalam Chainsaw Man Part 2, hubungan Reze dengan Denji telah lama berakhir, dan dia tidak lagi berada di bawah kendali Makima.
Absennya Reze membuka beberapa kemungkinan interpretasi.
Meskipun ada kemungkinan Reze ditangkap kembali oleh Public Safety, hal ini kecil kemungkinannya.
Devil Hybrids lain yang dihadapi Denji di akhir Part 1 muncul di Part 2 dengan nasib yang jelas.
Hanya Katana Man dan Quanxi yang masih bekerja untuk Public Safety, namun mereka dimanipulasi untuk alasan pribadi.
Berbeda dengan mereka, Reze tidak memiliki ikatan yang menahannya. Cintanya pada Denji tidak dapat dieksploitasi oleh Public Safety seperti cinta Quanxi pada kekasihnya.
Jika Reze menemukan cinta sejati pada Denji, hal itu justru akan mendorongnya menjauh.
Akan sulit baginya untuk merusak kehidupan Denji yang mulai membaik di awal Part 2, meskipun itu hanya fasad yang dikendalikan Public Safety.
Salah satu keinginan terbesar Reze jika kabur bersama Denji adalah bersekolah, sesuatu yang tidak pernah mereka alami saat kecil.
Mengetahui Denji akhirnya bisa bersekolah di Part 2, Reze kemungkinan besar tidak akan mengorbankan kebahagiaan Denji dengan menariknya dari kehidupan itu.
Namun, bersekolah bersama Denji di Jepang bukanlah pilihan bagi Reze.
Pemerintah Rusia kemungkinan besar masih menginginkan pembunuh andalan mereka kembali, terlepas dari apa yang terjadi dengan Control Devil.