Sekuel film horor seringkali mendapat penilaian rendah, namun terkadang ada yang layak untuk ditinjau ulang.
Hal ini berlaku untuk 'A Nightmare on Elm Street 5: The Dream Child', yang dirilis 37 tahun lalu dan kini dinilai lebih baik dari ingatan banyak orang, kecuali satu adegan yang sangat buruk.
>>> Iman Vellani: Kelelahan Superhero Bukan Masalah, tapi Kualitas Cerita
Film ini dirilis di saat waralaba 'Nightmare on Elm Street' mulai mengedepankan tontonan daripada horor murni.
'The Dream Child' mencerminkan hal tersebut dengan premis yang kreatif, adegan pembunuhan yang berkesan, dan gaya visual yang lebih gotik dibandingkan film sebelumnya.
Kreativitas dalam 'The Dream Child'
Seri 'Elm Street' dikenal dengan kreativitasnya, dan 'The Dream Child' tidak terkecuali.
Film ini melanjutkan kisah Alice Johnson (Lisa Wilcox) yang menemukan dirinya hamil, dan Freddy Krueger memanfaatkan mimpi anak yang belum lahir untuk membunuh lebih banyak korban.
Premis ini terbilang unik dan memungkinkan Alice untuk berkembang sebagai karakter.
Film ini juga menampilkan visual yang mengesankan, termasuk latar gereja tempat Freddy terlahir kembali, serta adegan pembunuhan yang dipilih berkualitas daripada kuantitas.
Berbeda dengan pendahulunya yang mengorbankan karakter dari film ketiga, 'The Dream Child' memperkenalkan teman-teman baru untuk Alice.
Saat mereka tewas, film ini memberikan ruang bagi Alice untuk berduka, memberikan bobot emosional yang mengejutkan.
Kombinasi gaya gotik, skor musik yang mencekam, dan kedalaman emosional ini membuat 'The Dream Child' terasa lebih gelap dibandingkan sekuel 'Elm Street' lainnya.
Adegan Kematian Freddy yang Menurunkan Kualitas Film
Namun, tidak semua elemen dalam 'The Dream Child' berhasil. Film ini tetap memiliki unsur kamp, di mana Freddy Krueger masih melontarkan lelucon saat membunuh.
>>> Hello Kitty Kembali ke McDonald's AS dengan Mainan Happy Meal Baru
Adegan pembunuhan yang kreatif mungkin terlalu berlebihan bagi sebagian penonton.
Kesalahan terbesar film ini terletak pada cara Freddy dikalahkan. Dalam beberapa adegan, Alice berinteraksi dengan putranya, Jacob.