⌂ Beranda News Manga Baru Kreator My Hero Academia Mirip Jujutsu Kaisen dengan Gaya Gambar Khas

Manga Baru Kreator My Hero Academia Mirip Jujutsu Kaisen dengan Gaya Gambar Khas

Manga Baru Kreator My Hero Academia Mirip Jujutsu Kaisen dengan Gaya Gambar Khas
Manga Baru Kreator My Hero Academia Mirip Jujutsu Kaisen dengan Gaya Gambar Khas
A A Ukuran Teks16px

Kohei Horikoshi, kreator manga My Hero Academia, kembali dengan karya baru berjudul Quit Laughing, Shijima.

Manga one-shot bergenre horor ini menampilkan gaya seni khas Horikoshi yang familiar bagi penggemar My Hero Academia.

>>> 5 Game NES Lupakan yang Sebenarnya Mahakarya

Namun, dari segi narasi, Quit Laughing, Shijima menunjukkan kesamaan yang kuat dengan Jujutsu Kaisen.

Ceritanya berlatar di sebuah wilayah Jepang yang diteror aktivitas paranormal yang hanya bisa dilihat oleh tokoh utama pria, Azumi.

Ritual Pengorbanan dan Perjuangan Melawan Roh

Manga ini mengungkap bahwa wilayah tersebut telah menjalankan ritual kuno selama beberapa generasi.

Ritual ini mengharuskan pengorbanan seseorang secara berkala untuk menenangkan perairan di sekitarnya agar tidak menelan seluruh kota.

Azumi menolak takdir ini ketika gadis yang disukainya, Shijima, terpilih sebagai korban berikutnya.

Keengganannya memotivasinya untuk memburu roh yang menuntut pengorbanan, mirip dengan cara para penyihir di Jujutsu Kaisen membasmi roh terkutuk.

>>> J. J. Abrams Bantah Kaitan Film 'The End of Oak Street' dengan Cloverfield

Kesamaan dengan Jujutsu Kaisen terlihat pada konsep roh terkutuk yang lahir dari emosi negatif manusia.

Seperti di Jujutsu Kaisen, hanya Azumi yang dapat melihat roh-roh ini, termasuk para korban yang memohon agar ritual dihentikan.

Pada akhir cerita, Azumi tampil sebagai sosok vigilante. Penampilannya mengingatkan pada penampilan Deku di arc terakhir My Hero Academia, seolah menampilkan Deku versi pemberontak.

Quit Laughing, Shijima berhasil memadukan cerita ala Jujutsu Kaisen dengan elemen supernatural yang lebih sedikit, dibalut gaya gambar ikonik My Hero Academia.

Banyak penggemar berharap Horikoshi dapat mengembangkan konsep ini menjadi seri reguler.

Potensi seri ini untuk menjadi judul shonen yang berfokus pada vigilante melawan hantu warisan sangatlah unik dan dapat menambah variasi di majalah Weekly Shonen Jump.

>>> Peningkatan Pemain Marvel's Spider-Man 2 Picu Pertanyaan Soal Ketiadaan DLC

Hal ini juga bisa menjadi peluang untuk genre shonen horor yang lebih minim.

A
Tim Redaksi
Penulis: Albert Affandie
📰 Update Terbaru