Marvel's Spider-Man 2 baru-baru ini mengalami lonjakan pemain yang signifikan, sebagian berkat sinergi dengan film "Spider-Man: Brand New Day".
Momen ini menjadi kesempatan bagi pemain untuk kembali menjelajahi game superhero yang dirilis pada tahun 2023 tersebut.
>>> Kesalahan Fatal George Lucas di Indiana Jones Ungkap Potensi Kontroversi Sekuel Star Wars
Meskipun ada potensi besar untuk memanfaatkan momentum ini, Insomniac Games tampaknya tidak banyak merilis konten terkait film tersebut.
Satu-satunya konten tambahan yang diterima Marvel's Spider-Man 2 hanyalah kostum baru "Brand New Day" dan pembaruan teknis minor, sebuah keputusan yang mengecewakan sebagian penggemar.
Peluang DLC yang Terlewatkan
Banyak yang melihat ini sebagai kesempatan yang terlewatkan untuk menghadirkan misi DLC baru yang menampilkan karakter dari film, terutama Jean Grey yang diperkirakan akan memainkan peran penting dalam Marvel's Wolverine mendatang.
Potensi untuk DLC yang terinspirasi dari film sangatlah besar.
Bahkan jika pengembang tidak ingin terlalu terpengaruh oleh film, mereka bisa saja memperkenalkan versi Punisher atau Hulk dalam misi sampingan.
Hal ini dapat memperluas cakupan waralaba dan bahkan memberikan dasar untuk Marvel's Spider-Man 3.
Misi DLC yang menampilkan interaksi Spider-Man dengan Jean Grey bisa membangun dinamika yang ada di MCU, memberikan pemain alasan untuk menjelajahi pikiran Peter atau Miles secara alami.
>>> 20 Tahun Lalu, Film Legendaris Cartoon Network 'Codename: Kids Next Door' Tayang Perdana
Ini juga bisa menjadi cara untuk membangun fondasi bagi Marvel's Wolverine dengan menunjukkan bagaimana karakter seperti Jean berinteraksi dengan karakter Spider-Man yang sudah ada.
Alasan di Balik Keputusan Insomniac
Di sisi lain, ada alasan kuat mengapa Insomniac mungkin memilih untuk tidak merilis lebih banyak misi DLC.
Memaksakan pembuatan misi baru agar sesuai dengan jadwal rilis film akan menjadi tantangan besar bagi pengembang.
Studio ini telah bekerja keras pada Marvel's Wolverine selama bertahun-tahun, dengan fokus utama pada game tersebut menjelang perilisannya.
Membagi perhatian dengan penambahan konten untuk game Spider-Man bisa jadi merepotkan dan tidak perlu.
Selain itu, ada kekhawatiran bahwa DLC semacam itu mungkin berisiko mengganggu nada dan fokus dari proyek-proyek lain.
Mengingat kekerasan dan karakter yang meragukan secara moral yang diisyaratkan untuk Marvel's Wolverine, penempatannya bersamaan dengan Spider-Man bisa terasa tidak sesuai.
>>> Penerus Fullmetal Alchemist Buktikan Diri sebagai Pewaris Sejati
Meskipun lonjakan pemain dari film "Brand New Day" menawarkan peluang bagi pengembang untuk mendapatkan keuntungan cepat melalui DLC, pendekatan Insomniac yang sabar dan presisi terhadap game-game Marvel kemungkinan merupakan keputusan yang tepat untuk menjaga kualitas dan fokus pada proyek mendatang.
