Adaptasi mainan populer ke layar lebar sering kali berakhir mengecewakan. Namun, jarang ada waralaba yang gagal dua kali dalam periode berbeda.
He-Man and the Masters of the Universe adalah salah satu yang mengalaminya. Film live-action pertamanya rilis pada 1987, lalu reboot-nya hadir pada 2026.
>>> Aktor Highlander Christopher Lambert Pingsan di Steel City Comic-Con
Keduanya sama-sama gagal di box office. Namun, versi terbaru justru menemukan kehidupan baru di platform streaming.
Kegagalan Film Masters of the Universe 1987
Pada 1987, adaptasi live-action Masters of the Universe dianggap sebagai langkah yang masuk akal. Mainan Mattel sangat populer, dan serial animasinya juga sukses.
Sayangnya, film yang dibintangi Dolph Lundgren itu hanya meraup sekitar $17 juta dari anggaran $22 juta. Rating Rotten Tomatoes-nya pun rendah, hanya 21%.
Meski mendapat kritik negatif dan sekuel dibatalkan, film ini kemudian mendapatkan status kultus.
>>> 5 Game Sega Dreamcast yang Dianggap Sempurna
Reboot 2026 Juga Gagal di Bioskop
Reboot 2026 disutradarai Travis Knight dengan anggaran besar mencapai $170 juta. Namun, pendapatannya hanya sekitar $114 juta di seluruh dunia.
Dengan anggaran sebesar itu, film ini harus meraup lebih dari $300 juta untuk dianggap sukses. Alhasil, performa box office-nya mengecewakan.
Meski begitu, film ini mendapat respons lebih baik dari kritikus dengan skor 67% di Rotten Tomatoes. Penampilan Nicholas Galitzine sebagai He-Man juga dipuji.
Setelah tayang di Prime Video, Masters of the Universe langsung menempati posisi teratas daftar paling banyak ditonton. Rating penontonnya mencapai 86%.
>>> 10 Anime Seru yang Sudah Tamat untuk Penggemar Solo Leveling
Kesuksesan di streaming ini membuka peluang untuk sekuel atau serial lanjutan, meski box office-nya kurang memuaskan.
