⌂ Beranda News Aksi Promosi Film Terbaru Netflix: Pria Tinggal di Dalam Billboard di Los Angeles

Aksi Promosi Film Terbaru Netflix: Pria Tinggal di Dalam Billboard di Los Angeles

Aksi Promosi Film Terbaru Netflix: Pria Tinggal di Dalam Billboard di Los Angeles
Ilustrasi: Aksi Promosi Film Terbaru Netflix: Pria Tinggal di Dalam Billboard di Los Angeles
A A Ukuran Teks16px

Netflix kembali membuat kejutan dengan aksi promosi yang tidak biasa.

Untuk mempromosikan film fiksi ilmiah terbaru mereka, The Last House, Netflix menempatkan seorang pria di dalam sebuah billboard di Los Angeles.

>>> Kabar Buruk: Sekuel Wonka Terancam Batal karena Jadwal Padat Timothée Chalamet

Billboard tersebut difurnishing menyerupai apartemen, dan pria itu akan 'tinggal' di sana sebagai bagian dari seni pertunjukan. Durasi aksi ini tidak disebutkan secara spesifik.

Aksi ini sontak menjadi viral di media sosial.

Banyak warganet yang berkomentar tentang 'sewa termurah di LA' atau bercanda bahwa pria itu mungkin betah tinggal di sana.

Film The Last House

The Last House adalah film bergenre fiksi ilmiah sekaligus thriller yang disutradarai oleh Louis Leterrier, yang dikenal lewat film The Incredible Hulk dan Now You See Me.

Film ini dibintangi oleh Greta Lee dan Wagner Moura sebagai dua orang tua yang bersama dua anak mereka tiba-tiba terkunci di dalam rumah tanpa bisa keluar.

Mereka harus bertahan hidup dengan sumber daya yang menipis dan ancaman misterius yang mengurung mereka.

>>> 14 Tahun Berjalan, Seraph of the End Akhirnya Umumkan Tamat

Aksi promosi ini dimaksudkan untuk menggambarkan tema film, di mana terperangkap di dalam rumah menjadi ancaman utama.

Dengan menghadirkan seorang pria di dalam billboard, Netflix mengajak orang untuk membayangkan bagaimana rasanya bertahan dalam situasi seperti itu.

Namun, tidak semua orang terhibur dengan aksi ini. Sebagian penonton menganggapnya sebagai spoiler besar, karena mengindikasikan bahwa rumah dalam film sedang diamati untuk sebuah eksperimen.

Ada juga yang mengkritik aksi ini sebagai eksploitasi terhadap aktor yang harus melakukan hal ekstrem demi pekerjaan.

Meski begitu, banyak yang setuju bahwa 'press is good press', dan Netflix mungkin senang dengan perhatian yang didapat.

The Last House sudah bisa ditonton di Netflix. Akankah aksi promosi ini berhasil menarik banyak penonton?

>>> 16 Tahun Lalu, Serial Kartun Favorit Cartoon Network Berakhir dan Prequelnya Tak Pernah Terwujud

Kita tunggu saja.

A
Tim Redaksi
Penulis: Albert Affandie
📰 Update Terbaru